“MAAF”
Terdiri
dari empat huruf, dua suku kata...
Lidah mungkin mampu mengucapkannya 100 kali perhari
Seperti “mpok minah” yang selalu menyelipkan kata “maaf”
dalam tiap ucapannya..
Namun taukah...???
“MAAF” yang kadang mudah diucapkan itu butuh “EKSIS”
Kata “MAAF” seringkali hambar tanpa adanya perubahan
sikap sebagai tanda penyesalan
“MAAF” berarti menyesalkan atas apa yang terjadi,
Eksistensi “MAAF” nampak pada adanya perubahan sikap ke
arah yang lebih baik..
Itu adalah maaf yang benar-benar tulus lahir dari dalam
hati,
Bukan sekedar ucapan yang terlontar dari mulut
27 March 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar