Tiap terjaga di malam seperti ini, dan hanya di temani
kesendirian yang tak berkesudahan
Anganku melayang, menerawang jauh ke masa lalu...
Terkenang segala yang pernah terjadi dalam hidup
Mereka, sahabat, teman yang datang dan pergi silih
berganti
Begitupun dengan kisah sedih, pilu penuh tangis,
bahagia penuh tawa dan canda Juga silih
berganti
Namun terkadang seolah gelak tawa itu menggema kembali,
tangis itu.. air mata yang pernah tertumpah itu... Semuanya........ masih
terkenang dan terbingkai rapi dalam hati
Seperti inilah kehidupan
roda terus berputar, semua datang silih berganti...
“Dari
tidak ada menjadi ada, kemudian menjadi tidak ada lagi
Yang
datang dapat pergi, yang pergi bisa kembali dan kemudian bisa pergi lagi namun
mungkin juga takkan pernah kembali”
Namun ada satu yang benar-benar tak pernah bisa kembali “masa
lalu”
karna dia adalah
masa yang sudah terlewati
Hidup kita adalah saat ini, sedangkan nanti /esok masih
misteri
Tidak ada yang tau apa yang akan terjadi nanti
Namun perlu diketahui, apa yang kita pikirkan dapat mempengaruhi apa yang kita lakukan, apa
yang kita lakukan saat ini dapat menentukan apa yang kan terjadi nanti
Jadi berhati-hatilah dalam berfikir dan bertindak.
Kembali ke tema masa lalu,
Andai masa lalu dapat
terulang tentu takkan pernah sama persis
Masa lalu ada yang manis ada yang pahit, namun apapun itu
dia adalah tonggak pembelajaran untuk melangkah ke depan
“Masa
lalu tak harus di lupakan, Namun Masa depan harus diprioritaskan”
Masa depan seperti
apa?
Masa depan sesungguhnya hanyalah kematian
Setiap apa yang kita lakukan jika hanya untuk kepentingan
duniawi saja, tanpa di imbangi demi kepentingan akhirat....tak kan berguna.
Untuk apa bermegah-megahan, untuk apa sekolah tinggi Jika
hati gersang?
Toh itu kakkan
kita bawa mati.
Kawan sejati hanyalah amal, yang menemani hingga mati.
Tiada manusia yang pantas bersombong diri berjalan di
bumi Alloh ini
Yah, dan pada akhirnya akupun menyadari dari semua yang
datang dan pergi silih berganti
Hanya satu saja yang dapat menjadi teman sejati
Bukan ayah, bukan ibu, saudara, atau sahabat
Melainkan AMALan kita.
Semoga kita termasuk orang-orang yang beryukur dan pandai
beramsol.
AMIN
Tawangmangu,
Chuwie
02. 19 am