Tahun ini NKRI punya hajat besar, ngunduh mantu : membuka kembali perekrutan CPNS setelah
vakum karena kebijakan monoratorium. Wah ini peluang untukku,momennya
sudah tepat. Aku sudah menyelesaikan studi S1 ku, kesempatan yang aku tunggu
akhirnya datang juga. Secercah harapan muncul, aku bersemangat mencari beberapa
persyaratan yang mungkin akan diperlukan nanti. Bahkan saat itu pengumuman
resmi belum keluar, aku sampai membeli buku latihan soal CPNS dan mulai sedikit
demi sedikit mempelajarinya. Saat yang ditunggu telah tiba, pengumuman resmi
dari beberapa kementrian sudah keluar tapi formasi untukku belum ada. “Oh
mungkin di kementrian lain atau didaerah lain nanti bakal ada” begitu gumamku.
Aku selalu mengupdate informasi terkini melalui situs resmi menpan.go.id. setiap ada yang
baru aku mendownload datanya, rupanya belum ada lagi formasi
untukku. Beberapa hari kemudian daerah-daerah lain mulai buka, ada raut sedikit
gembira “ada juga rupanya formasi untuk jurusanku Pendidikan Geografi” tapi
hanya ada di luar Jawa. Nanti saja, menunggu kemdiknas pusat buka barang kali
ada. Pemantauanku belum berakhir hingga semua kementrian mengumumkan formasi
yang dibutuhkan. Harus menelan sedikit pil pahit bernama “kekecewaan” rupanya.
Di Jawa tidak ada satupun formasi untuk kami calon guru IPS Geografi, sedangkan
di luar Jawa hanya membutuhkan satu ada dua saja. Ya sudahlah mungkin memang
belum rejeki, hanya percaya saja bahwa Alloh akan memberikan rejeki melalui
pintu-pintu lain asalkan kita mau terus berusaha.
Sampai saat ini CPNS masih menjadi
primadona masyarakat di sekitarku, prestise PNS cukup tinggi.
Terkadang aku heran dengan pemikiran mereka, apanya yang dibanggakan dari PNS?
Mengapa terkadang ada beberapa yang bahkan rela membayar ratusan juta agar
lolos. Jadi bertahun-tahun menggaji diri sendiri?!. Aku
sendiri bukan tipe orang yang terlalu berambisi untuk hal ini, jika ada patut
dicoba. Lolos alhamdulillah jika tidak wa syukurilah.. Membayar ratusan juta??
Tidakkkk!!
CPNS bukan harga mati, semoga di tahun depan
menjadi tahun kejayaan kami sarjana pendidikan Geografi. Jikapun tidak bukan
masalah, ini bukan akhir dari segalanya. Yang terpenting masih bisa terus
berkarya. Dimanapun berada selaluberusaha menjadi yang terbaik sebaik-baik
diri kita.
InsyaAlloh..
-chuwiee-
30 Sept ‘13
At 21.51 pm
