Jumat, 24 Januari 2014

Memaknai Hidup (Part II)



“Tak ada sesuatupun yang kebetulan di dunia ini, semua ada maksud dan pesan tersembunyi. Hanya jika kita mampu memahami.” 
-chuwie-


Begitu kira-kira bunyi status WA saya pagi ini tanggal 17 januari 2014. 

Memang begitulah kenyataannya, setiap apa yang kita lewati, tiap apa yang kita temui, tiap apa yang terjadi terkandung ibroh di dalamnya. Entah itu hal yang baik atau kurang baik sekalipun.
Mengapa kita dilahirkan dari keluarga kaya?. karena kita diberi peluang untuk lebih banyak berbagi dengan yang lebih membutuhkan. Mengapa kita terlahir dari keluarga yang miskin? Karena kita diberi kesempatan untuk terus berjuang di tengah keterbatasan. Mengapa kita menjadi gelandangan? Karena kita di tempa untuk menjadi orang yang gigih, berjuang demi sesuap nasi, berjuang bertahan hidup. Mengapa kita di dera banyak masalah? Karena kita ditempa untuk menjadi pribadi yang tangguh. Mengapa kita berada di tengah sahabat yang menyayangi kita?. Karena Kita diajarkan untuk bersyukur dan saling mengasihi. Mengapa kita terhadir diantara orang-orang yang egois?. Karena kita diajarkan untuk mandiri. Mengapa kita terlahir cerdas, cepat dalam berfikir dan bertindak? Karena kita diberi kesempatan untuk menjadi konseptor, memberi solusi dari setiap masalah yang hadir dalam hidup kita dan kehidupan orang-orang di sekitar kita. Mengapa kita terlahir menjadi orang yang agak lamban berfikir atau bahkan bertindak? Karena kita diberi kesempatan untuk berusaha lebih dan belajar lebih dari yang lain. ..itu menjadikan kita sebagai pribadi yang ulet dan tekun. Mengapa kita sakit? Agar kita tau betapa nikmatnya sehat.
Lalu mengapa diantara kita ada yang menjadi orang jahat?. Ada yang menjadi pembangkang orang tua, menjadi ahli maksiat? Menjadi perusak????
Itu karena kurangnya pemahaman kita terhadap hakikat kehidupan ini. Kurangnya kemampuan kita dalam memaknai dan mengambil ibroh dari setiap apa yang ada. Kurangnya kemampuan kita mengendalikan diri. Kurangnya kadar keimanan dan ketaqwaan kita kepada Alloh (Tuhan). Semua bisa menjadi lebih baik jika kita mau berusaha. InsyaAlloh. There is a will, there is away...
Jika kita bisa memaknai setiap apa yang kita lewati, kita bisa melalui ujian hidup ini.. maka kita seperti naik tingkat... step by step.... Meningkatkan kualitas diri.

......maka tidakkah kamu mengambil pelajaran darinya? (QS 11:30 & 45:23)
Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan??? (55:14)
..... Alloh akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Alloh maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS.8:11)

Albanat, 17 jan 14
at 10.51 am

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wikipedia

Hasil penelusuran